Friday, October 29, 2010

JATI DIRI PEMUDA

Pemuda adalah orang yang masih muda. Identitas pemuda merupakan potensi yang dimiliki bangsa. Banyak orang yang mengatakan bahwa usia muda merupakan usia yang produktif yang artinya banyak menghasilkan. Kreativitas, rasa keingintahuan yang lebih, keaktifan, dan eksistensi diri yang dimiliki para jiwa muda merupakan hal yang sangat penting untuk membangun bangsa. Tentunya hal-hal tersebut harus dalam konteks yang positif. Pemuda tidak bisa dilepaskan dari identitas dan jati dirinya. Usia muda merupakan saat-saat yang sangat berkaitan dengan mencari jati diri untuk bekal kehidupan menghadapi masa depan dan hari tuanya.

Seiring dengan perkembangan zaman, pemuda pun berkembang pula. Kemajuan teknologi dan era globalisasi sangat menuntut perubahan yang besar bagi para pemuda Indonesia. Khususnya dalam hal mencari jati diri. Dapat dikatakan bahwa pemuda zaman sekarang banyak yang “salah jalur” untuk mencari jati dirinya. Yaa, beberapa pemuda melakukan hal negatif yang bagi beberapa orang merupakan hal yang “keren”. Padahal kenyataannya tidak. Contoh yang konkrit seperti tawuran yang sering terjadi di kalangan pelajar-pelajar antar sekolah, kampus, atau antar daerah. Mereka saling berkelahi atas nama sekolah atau kelompoknya untuk menunjukkan eksistensi dan identitas mereka bahwa yang menang akan lebih terkenal. Selain itu, adalah balapan liar. Sama halnya dengan tawuran, mereka ingin menunjukkan eksistensinya atas nama pribadi atau kelompok. Padahal kenyataannya keselamatan jiwa dan bahaya besar lainnya mengancam mereka di belakang. Mereka melakukannya tanpa berpikir panjang. Masih banyak lagi jalur negatif yang diambil beberapa pemuda masa kini.

Kesadaran diri memang sangat diperlukan untuk para pemuda Indonesia. Jati diri dan eksistensi pemuda dapat diwujudkan dengan hal positif yang dilakukan. Seperti berprestasi di sekolah atau kampus. Selain bisa mengangkat nama pribadi tentunya juga mengangkat nama baik orang tua. Selain itu pemuda juga bisa turut berpartisipasi aktif dalam organisasi masyarakat, seperti karang taruna. Mengasah bakat juga diperlukan para pemuda. Bakat dapat dijadikan jati diri dan bahkan dapat dijadikan mata pencaharian untuk masa depan.

Pemuda merupakan harapan bangsa. Nasib Indonesia ada di tangan kita. Isilah masa muda kita dengan hal yang positif dan berguna untuk masa depan. Berikan yang terbaik untuk Indonesia.

0 comments:

Post a Comment